Kota Pontianak yang dijuluki Kota seribu parit menjadi pusat kegiatan Pembinaan Kemitraan Pemerintah, Perguruan Tinggi, Komunitas Peduli Sungai Wilayah Sungai Kapuas serta kegiatan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) dengan tema Paret Berseh Paret Cantek yang digelar oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak.
Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Pramono, S.T., Sp.PSDA. mengharapkan keberadaan paret-paret di Kota Pontianak ini bisa menjadi destinasi wisata.
"Harapan kami parit-parit itu menjadi objek wisata dan memang yang kita inginkan di Kota 1000 Parit bisa menjadi ikon wisata," ujarnya.
Dalam penataan kawasan parit menjadi objek wisata tentunya diperlukan sinergitas dan kerja sama dengan semua pihak, termasuk dengan para komunitas Parit atau komunitas Sungai, serta Pemerintah Kota Pontianak. Untuk itu, dihari ulang tahun ke-250 Kota Pontianak ini, pihaknya menggelar beberapa kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian Parit dan Sungai
"BWS Kalimantan I Pontianak mendukung Komunitas Sungai sebagai Garda terdepan di sungai-sungai yang ada di kalbar ini, " ungkapnya.
Diharapkan komunitas-komunitas yang terbentuk agar semakin aktif dalam gerakan yang ada. Tentunya kata dia, jika di setiap Parit banyak komunitas akan lebih baik dan lebih mudah dalam menjaga kebersihan Parit.
"Karena komunitas Paret ini adalah salah satu garda terdepan untuk menjaga Paret, maka dengan terbentuknya komunitas ini diharapkan jika ada sampah dan lainnya yang menyalahi aturan bisa langsung memberitahukan kepada kami BWS, " jelasnya.
Selanjutnya, kata Pramono, komunitas akan disinergikan dengan program-program BWS.
Namun memang sebelum para komunitas ini mulai bergerak di lapangan, tentu kata Pramono para SDM dari kalangan anak muda itu akan diberikan bekal pengetahuan yang mumpuni seperti menyusuri sungai maupun parit, praktik membersihkan sungai, penanam pohon sebagai wujud pelestarian lingkungan atau penghijauan dan penguatan materi melalui Talkshow yang menghadirkan berbagai narasumber seperti Walikota Pontianak, Sejarawan, dan akademisi dari Perguruan Tinggi yang berlangsung sejak 22-24 Oktober 2021 ini.
Pada kegiatan ini juga dilangsungkan Musyawarah Besar dan pemilihan ketua Sangsakha periode 2022-2024 di hotel Orchardz Gajahmada yang melibatkan peserta dari berbagai komunitas Parit dan Sungai.
"Kita juga akan melakukan donor darah dalam rangka hari ulang tahun Kota Pontianak, " katanya.
Sejauh ini, kata dia, beberapa program BWS telah dikerjakan seperti merapikan berbagai Parit sehingga berfungsi dengan baik.
"Seperti kita sudah menyediakan dermaga kecil untuk olahraga dayung sehingga diharapkan parit-parit itu menjadi objek wisata, " pungkasnya.
Caption foto saat komunitas parit dan Sungai dibawah binaan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak menyusuri parit di Kota Pontianak, Sabtu 23 Oktober 2021.

Posting Komentar