| Foto saat pengukuran tinggi badan balita oleh petugas kesehatan di Kota Pontianak Kalimantan Barat. |
Mengenal Stunting, Penyebab dan Cara Mencegahnya
Apa itu stunting?
Stunting merupakan suatu kondisi tubuh anak yang kurang normal atau tidak seperti yang biasanya, lantaran memiliki tinggi badan lebih pendek dibandingkan tinggi badan anak seusianya yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menyampaikan, kekurangan gizi bagi anak merupakan masalah yang kompleks yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Selain masalah asupan makanan, juga berkaitan dengan pola asuh orang tua dalam memberikan makanan kepada bayi. Orang tua harus memantau pertumbuhan anaknya dan memberikan makanan yang bergizi.
Selain karena kekurangan gizi, stunting juga disebabkan oleh penyakit lainnya seperti diare, ISPA, cacingan dan lainnya serta pengaruh lingkungan.
Sehingga hal tersebut menjadi perhatian kita kita bersama dari semua lintas sektor. Karena nikah berbicara gizi tentu juga dipengaruhi oleh berbagai lintas sektor, mulai dari aspek infrastruktur seperti penyediaan air bersih, perumahan, penyediaan makanan, pertanian dan lainnya.
Sedangkan di sektor kesehatan ialah meliputi aspek perilaku pemberian makanan dan monitoring serta evaluasi agar jangan sampai ada anak dalam kondisi gizi kritis atau kekurangan gizi yang kronis.
Untuk itu, sebelum masuk ke dalam kekurangan gizi kronis. Maka harus bisa mendeteksi sejak dini sehingga dalam hal ini Dinas Kesehatan di bidang pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak harus segera diberikan.
Persoalan yang saat ini masih terjadi adalah masih adanya orang tua yang belum sempat atau belum terlalu menyadari bahwa pentingnya melakukan penimbangan bagi anak.
Untuk diketahui, bagi anak-anak atau balita sampai dengan umur 5 tahun, maka dalam 1 bulan sekali harus dilakukan penimbangan yang bisa dilakukan di posyandu, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Hal tersebut untuk mengetahui apakah si anak kekurangan gizi atau malah sebaliknya kelebihan gizi.
Karena pada saat penimbangan itu dipadukan antara umur anak, tinggi badan dan berat badan.
Jika berat timbangan anak berada di angka minus, maka sang anak kekurangan gizi. Sedangkan jika timbangan anak berada pada angka plus, maka sang anak tersebut kelebihan gizi.
Seharusnya anak itu tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.

Posting Komentar