![]() |
| Foto saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an Syifaul Qulub di jalan Ujung Pandang 1 Gang Bola Arung Sungai Jawi Pontianak Barat Kota Pontianak Kalimantan Barat |
PONTIANAK- Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an Syifaul Qulub, Muhammad Moechlas Syafi' menceritakan tentang kondisi santri yang setiap Jumat harus menempuh Sepanjang 5 kilometer untuk melaksanakan Salat Jumat ke Masjid, karena selama enam tahun sejak berdirinya Ponpes tersebut pada tahun 2015 belum memiliki masjid di pesantrennya.
Sedikitnya ia sebutkan, sampai saat ini sudah kurang lebih 50 santri khusus putra.
Maka ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua donatur dan jamaah maupun masyarakat yang menghargai untuk memberikan hartanya untuk masjid tersebut. Sehingga, lanjutnya pada Rabu 16 Juni 2021 telah dilakukan peletakan batu pertama Masjid pondok pesantren Tahfizul Qur'an Syifaul Qulub di jalan Ujung Pandang 1 Gang Bola Arung Sungai Jawi Pontianak Barat Kota Pontianak Kalimantan Barat.
"Alhamdulillah saat ini mulai membangun masjid Pondok pesantren Tahfizul Qur'an Syifaul Qulub, karena selama berdirinya pesantren ini belum ada masjid, sehingga santri terpaksa berjalan kaki menempuh kurang lebih lima kilometer. Maka terima kasih kepada para donatur," ucapnya.
Ia menambahkan berkat dukungan dari semua pihak semuanya bisa berjalan.
Untuk itu, saya berharap kedepannya agar terus mendapatkan dukungan dari semua pihak. Sehingga pembangunan masjid tersebut bisa segera selesai.
Ia mengatakan ponpes PPTQ Syifaul Qulub sudah tercatat di Kementerian Agama.
Dalam menyinkronkan dengan program pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa, ia mengatakan bahwa santrinya sudah ada yang hafal Al-Qur'an 30 Juzz.
"Sudah terdapat lima anak yang berhasil mengfalkan Al Qur'an 30 juzz. Dan ada yang masih proses," pungkasnya.
Sementara itu,Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar yang hadir di peletakan batu pertama pembangunan Masjid Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an Syifaul Qulub itu.
Ia menambahkan, bahwa mendukung mendukung atas pembangunan masjid tersebut. Hal itu, dikatakakannya, merupakan momentum bagi masyarakat sekitar untuk mempermudah akses menuju rumah ibadah.
"Kami berharap dengan adanya pesantren ini bisa mempengaruhi sikap, mental, masyarakat setempat dan dengan adanya masjid ini bisa menjadi kebutuhan untuk shalat berjamaah yang dulunya jauh, maka dengan adanya masjid nantinya bisa lebih dekat," kata Ketua Fraksi Amanat Keadilan Bangsa (AKB) DPRD Kota Pontianak.
"Kita berharap dengan adanya masjid ini bisa membiaskan syiar agama Islam menjadi Agama Rahmatallil'alami. karena islam itu walaupun dipojokkan pun tetap Rahmatallil'alamin, untuk semua umat. Tidak hanya untuk sesama Islam saja, tapi untuk umat-umat yang lain," imbuhnya .
berharap agar dalam waktu dekat bisa segera selesai pembangunan masjid tersebut.
"Saya secara pribadi mendukung dan memang kita sudah terbiasa membantu seperti ini. Dan mudah-mudahan teman-teman yang lain dan Semua pihak bisa mendukung," harapnya.


Posting Komentar