Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelahar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sungai Raya Kubu Raya gelar Kaderisasi Makesta di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sungai Ambangah Kumpai Sungai Raya, Kubu Raya, Sabtu 13 Maret 2021.
Ketua PAC Sungai Raya, Reza Syahrul Azhari menyampaikan, bahwa dalam organisasi IPNU selain menambah wawasan, ilmu pengetahuan dan pengalaman juga mengalir barokah para Ulama yang telah melayani NU.
Sementara itu, Ketua PAC IPPNU Sungai Raya, Zahrotul Hasanah menuturkan bahwasanya meski disituasi pandemi covid-19 ini, proses Agenda Masa Kesetian Anggota (MAKESTA) ini tetap terlaksana.
"Merupakan salah satu pengkaderan pertama agar bisa melakukan aksara sebagai kader IPPNU dan IPNU," ujarnya.
Dirinya mendobrak calon anggota kepada santri dan siswa siswi agar senantiasa dalam berproses mengabdi harus bisa ikhlas dan tetap semangat berproses dengan semangat.
"Walaupun pada musim pandemi ini harus tetap mengasah pola pikiran yabg dengan harapan seluruh kader yang di kukuhkan hari ini bisa mencetak menciptakan potensi yang inovatif dimusin pandemi," ungkapnya melalui tema.
Kemudian, Sekretaris Jenderal PC IPPNU Kubu Raya, Novianti menerangkan, bahwa dirinya mengarahkan kepada kader IPPNU agar berproses dengan baik.
"Seluruh rekan rekanita yang dikader hari ini agar terus mengikuti proses pengkaderan sampai tuntas untuk menjadi genarasi emas penerus perjuangan Ulama," harapnya.
Ia berharap dengan adanya peran organisasi yang sudah meluas ini terus eksis dan tetap menjadi perkumpulan pelajar-pelajar hebat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IPNU Kubu Raya, Ulil Abshor bersyukur dengan adanya jantung kaderisasi Pemula lewat Pengkaderan.
Menurutnya dengan adanya kaderisasi pemula ini tentunya agar tetap efektif proses Kaderisasi yang merupakan Cikal Bakal bagi generasi kader NU dimasa yang akan datang.
Ia mengutip pepatah para senior terdahulu.
"Jika Ingin menjadi orang yang bermanfaat maka cukuplah diam, tapi jika ingin jadi orang yang terus bermanfaat maka bergeraklah sesuai motto IPNU yakni Belajar Berjuang Bertaqwa," pesannya.
"Menjadikan landasan trilogi IPNU dalam setiap langkahnya agar senantiasa terus belajar tiada henti, berjuang sepenuh hati, bertaqwa sampai mati. Supaya menjadi landasan untuk terus semangat belajar. Dan sebuah kebanggaan NU tak hanya sebatas lebel, tapi terus melekat dihati dengan keilmuan juga melalui proses ini , "ungkapnya.
Selanjutnya bagi Pengurus Pimpinan Anak Cabang agar terus memfollow up semangat belajar regenerasinya.
"Jngan sampai vakum pasca pelatihan kaderisasi ini. Karena dipundak kalianlah tanggung jawab dan beban moral sebagai santriwan dan santriwati yang punya keilmuan fikih, Ilmu agama dan ilmu umum lainnya harus diimplementasikan atau diterapkan dimasyarakat nanti," pungkasnya.
Penulis: Muhajir
Editor: Muhammad Rokib



Posting Komentar